Mojokerto, Al-Amin – Al Amin IIBS menyelenggarakan kegiatan Penutupan Arabic Camp Putaran Ke-3 pada tanggal 26 September 2026 sebagai penanda berakhirnya rangkaian program intensif pembelajaran bahasa Arab. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi proses belajar, mengasah kemampuan berbahasa Arab, serta menumbuhkan kepercayaan diri santri dalam menampilkan hasil pembelajaran.

Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari pimpinan pondok pesantren dan founder Mustaqilli Center Jakarta. Suasana kegiatan semakin bermakna melalui penyampaian pesan dan kesan santri sebagai refleksi atas pengalaman selama mengikuti Arabic Camp.

Salah satu agenda utama adalah uji publik peserta Arabic Camp, khususnya dari kelas VII dan VIII, yang memberikan kesempatan kepada para santri untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Arab di hadapan para penguji dan wali santri. Kegiatan dilanjutkan dengan penampilan santri dari berbagai jenjang, mulai dari kelas IX, X, hingga XI, sebagai wujud percaya diri dan penerapan materi yang telah dipelajari.

Salah satu santri mengungkapkan bahwa Arabic Camp menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab dan kepercayaan diri. “Saya merasa senang mengikuti Arabic Camp karena pembelajarannya mudah dipahami, para pengajar sabar dalam membimbing, dan saya dibiasakan berbicara bahasa Arab, baik dengan teman maupun para asatidz. Selain menambah pemahaman, kegiatan ini juga mengajarkan kebersamaan dan membuat kami lebih percaya diri dalam berbahasa Arab”, ungkapnya.

Selain itu, acara diisi dengan pengumuman pemenang hasil lomba dan peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan pencapaian santri selama program berlangsung. Pemberian sertifikat peserta secara simbolis turut menjadi bagian dari penghargaan atas partisipasi dan dedikasi mereka.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama. Melalui Arabic Camp Mustaqilli Putaran Ke-3, Al Amin IIBS berharap para santri semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab, mengembangkan potensi diri, serta menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun lingkungan pesantren yang mendukung pembelajaran bahasa arab secara aktif, percaya diri, dan bermakna.