Mojokerto, Al-Amin – Keberanian mengambil kesempatan dapat membuka jalan menuju prestasi dan pengalaman baru. Hal inilah yang dialami Nayda Husna, Santri kelas XI MA Pesantren Al Amin, yang berhasil meraih juara dalam Olimpiade Aswaja dan Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diselenggarakan oleh PCNU Kota Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Keikutsertaan Nayda dalam kompetisi ini berawal dari kesempatan yang diberikan oleh pihak sekolah. Ia kemudian mempersiapkan diri dengan belajar dan melakukan riset untuk memperdalam materi yang akan diujikan.
Persiapan tersebut menjadi tantangan tersendiri karena Nayda harus membagi waktu di tengah padatnya kegiatan dan tanggung jawab kepanitiaan. Meski demikian, ia tetap berusaha menjalani proses persiapan sebaik mungkin hingga akhirnya berhasil meraih prestasi yang tidak disangka sebelumnya.
Menariknya, Aswaja bukanlah bidang yang selama ini menjadi minat utama Nayda. Namun, melalui olimpiade ini, ia mendapat kesempatan untuk mempelajari Aswaja lebih dalam sekaligus memperoleh wawasan baru yang berharga.
“Menurut saya, percaya diri saja dan jangan takut untuk mencoba selama masih ada kesempatan. Lomba itu bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang pengalaman dan proses belajar,” ungkap Nayda.
Pengalaman Nayda menjadi pengingat bahwa prestasi tidak selalu berawal dari sesuatu yang telah dikuasai. Keberanian mencoba, kemauan untuk belajar, dan kesungguhan menjalani proses juga menjadi bagian penting dalam meraih keberhasilan.
Selamat kepada Nayda Husna atas prestasi yang diraih. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan menginspirasi santri lainnya agar berani mengambil kesempatan serta menjadikan setiap pengalaman sebagai ruang untuk belajar.