Mojokerto, Al-Amin — Pondok Pesantren Al-Amin melaksanakan serah terima santri baru Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai momentum penyerahan amanah pendidikan dari orang tua kepada pesantren. Kegiatan yang diikuti wali santri kelas 7 tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al-Amin, Minggu (12/7/2026).
Prosesi serah terima menjadi momen penuh makna bagi para wali santri yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Al-Amin. Kepercayaan tersebut diberikan setelah melalui berbagai pertimbangan dalam memilih lembaga pendidikan yang mampu memadukan pendidikan agama dan pengetahuan umum.
Dalam sambutannya, dr. Mohamad Jumhur, Sp.Og., dokter spesialis kandungan asal Tangerang yang mewakili wali santri, mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pencarian ke berbagai pesantren sebelum memilih Pesantren Al-Amin.
“Setelah mengamati dan menelaah berbagai pesantren, kami menemukan Al-Amin sebagai pesantren yang mampu memadukan kekuatan pendidikan salaf, pendidikan modern, dan pengetahuan umum dalam satu harmoni pendidikan yang utuh,” ujarnya.
Mewakili Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amin, Ustadz M. Ali Fahruddin menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan para wali santri.
“Kami berkomitmen untuk mendampingi para santri dalam beradaptasi dengan lingkungan, keluarga, dan kehidupan baru di pesantren,” tuturnya.
Sementara itu, KH. Muthoharun Afif, Lc., M.H.I., selaku Penasehat Dewan Pengasuh, dalam mau'idhah hasanahnya menekankan pentingnya doa orang tua dalam mendampingi perjuangan anak menuntut ilmu.
“Pendidikan tidak cukup hanya dengan dukungan materi. Sertailah perjuangan anak-anak dengan doa yang tulus, karena doa orang tua akan menjadi kekuatan yang mengiringi setiap langkah mereka,” pesannya.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal ikatan keberkahan antara orang tua, pesantren, dan santri dalam melahirkan generasi berilmu, berakhlakul karimah, dan bermanfaat bagi umat.